Categories
Otomotif

Kenali Pelumas Dan 3 Jenis Pelumas Bearing Terbaik

Pemilihan pelumas bearing terbaik harus dilakukan dengan tepat. Selain karena bearing hadir dengan jenis yang berbeda. Fungsi yang dimilikinya pun turut berbeda pula. 

Mengenal fungsi pelumas bearing 

Jika dilihat dari fungsi yang dimilikinya. Bearing hadir dengan beberapa fungsi berbeda. Seperti halnya meredam gesekan, menyerap panas, sehingga menjadikan bearing tidak mudah memuai. Menghindari kontaminasi dari luar yang dapat merusak bearing dan menjadikannya berkarat. 

Selain itu, jenis pelumas yang digunakan juga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi bearing. Seperti halnya kondisi operasional, jenis bearing, ukuran, kebutuhan sirkulasi, hingga konstruksi penggunaan. 

Jenis pelumas bearing

Untuk jenis bearing, ada tiga pilihan yang umumnya digunakan sebagai pelumas bearing, di antaranya : 

Pelumas oli

Pelumas oli sangat disarankan untuk digunakan pada mesin dengan kinerja tinggi. Seperti halnya mesin dengan beban yang berat.  Hal ini berkaitan dengan fungsinya yang baik dalam menyerap panas, utamanya akibat beban yang berat dengan torsi tinggi. 

Untuk contoh pengaplikasian dari penggunaan oli ini berada pada mesin gardan atau bahkan kepala silinder. Karena jenis mesin tersebut dikenal dengan kecepatan tinggi serta beban yang besar. 

Pelumas grease

Berbeda dengan jenis pelumas di bagian atas tadi. Pelumas grease justru dikenal sebagai pelumas yang cocok untuk digunakan pada mesin yang membutuhkan sedikit pelumas. Kelebihan utama yang dihadirkan oleh grease adalah mencegah masuknya kotoran ke bagian dalam bearing. 

Sedangkan kekurangannya justru terlihat dari kemampuannya dalam meredam gesekan. Dalam hal ini, ia hanya dapat meredam gesekan yang lebih kecil dibandingkan dengan oli. 

Untuk penggunaannya sendiri, jenis oli yang satu ini umumnya digunakan pada leher komstir atau bahkan leher roda. 

Pelumas tipe kering 

Jenis pelumas ini bukan hadir dalam bentuk cairan atau bahkan pasta. Ia justru dikenal sebagai material padat dan dipasang langsung. Dengan bahan graphite, pelumas ini ditempatkan pada permukaan yang mengalami gesekan secara langsung. 

Jenis pelumas ini digunakan pada bagian leher mesin yang hadir dengan kecepatan serta tekanan tinggi. Seperti halnya mesin-mesin pabrik dan lainnya. 

Demikianlah kiranya penjelasan singkat dari beberapa jenis pelumas bearing terbaik. 

Categories
Otomotif

Inilah Tipe-tipe Seal SKF Berdasarkan Kegunaannya

Persaingan di dunia industri ini memang semakin ketat seiring dengan perkembangan teknologi. Kita juga mengetahui bahwa SKF merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi bearing. Namun karena perkembangan teknologi yang ada seal SKF ini mulai dikembangkan juga. 

Bearing sendiri merupakan komponen pendukung yang ada pada mesin baik kendaraan mobil maupun motor. Dapat juga digunakan sebagai komponen pendukung untuk mesin-mesin industri. Fungsi bearing juga sebagai penahan beban pada mesin.

Pengertian Seal 

Sedangkan seal merupakan bagian dari ball bearing/ face yang digunakan untuk menutup bearing tersebut yang terbuat dari bahan baku karet. Seal sendiri juga dapat mencegah terjadinya kebocoran, baik dari kebocoran fluida maupun dari pelumas.

Biasanya apabila kita pergi ke bengkel, seringkali mendengar istilah karet sil, oil seal skf atau sil-as kruk. Seal juga terbuat dari bahan-bahan Carbon seperti Silicone Carbide, Tungsten Carbide, dan serangkaian teknik pencampuran.

Tipe-Tipe Seal SKF Sesuai Kegunaannya

Berikut beberapa tipe-tipe seal SKF berdasarkan kegunaannya yaitu sebagai berikut :

  • SKF Fluid Power Seal : Seal ini biasanya dirancang untuk mengoptimalkan fungsi segel silinder hidrolik
  • Seals untuk Industri : seal ini didesain khusus untuk aplikasi pada industri berat. Biasanya membutuhkan perlakuan khusus karena memiliki kecepatan dan suhu tinggi.
  • SKF Scotseal : digunakan untuk mengaplikasikan pada hub bearing
  • SKF Mudblock : sedangkan tipe seal yang satu ini dapat diaplikasikan pada lingkungan mesin yang keras dan rentan terhadap kontaminasi.
  • SKF Seal Jet : seal ini dikhususkan untuk mesin-mesin produksi  dengan tingkat fleksibilitas tinggi
  • SKF Trackstar Seals : tipe ini dirancang untuk pelumasan minyak pada jalur rantainya.
  • SKF Speedi-Sleeve : digunakan sebagai solusi penyegelan yang baik, tanpa harus membongkar poros maupun mengubah dimensi segel.
  • V-Ring Seals : memiliki bentuk yang efisien
  • Metal Face Seals : tipe ini dirancang untuk kondisi operasi yang berat 

Nah, itulah beberapa tipe-tipe dari Seal SKF sesuai dengan kegunaannya.