Categories
Kesehatan

Kegunaan Femometer App

Bagi pasangan suami istri yang merencanakan kehamilan, atau bagi wanita yang justru ingin menunda kehamilannya maka bisa menggunakan Femometer app yang akan memberikan hasil yang tepat dan akurat, jika dibandingkan dengan menggunakan sistem hitung kalender secara manual. Apalagi jika siklus haid atau periode menstruasinya tidak pasti dan selalu berubah-ubah di setiap bulannya.

Apakah Femometer App itu

Femometer app ialah salah satu kalkulator kehamilan atau fertility tracker yang bisa diandalkan karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Termometer basal tersebut bisa digunakan untuk mengukur perubahan pada suhu tubuh wanita, meski sekecil apapun tingkat perubahan akan terdeteksi dengan secara akurat. Femometer atau termometer yang telah dilengkapi dengan pengukur khusus suhu tubuh basal  ini juga bisa disambungkan melalui bluetooth dari smartphone guna memudahkan analisa dan pembacaan hasilnya. 

Cara Penggunaan Femometer 

Ovulasi atau masa subur wanita ialah suatu proses ketika sel telur yang telah matang dikeluarkan dari ovarium ke tuba falopi lalu siap untuk dibuahi. Pada sistem perhitungan kalender  maka masa ovulasi terjadi di sekitar 12 hari hingga 14 hari sebelum hari pertama menstruasi atau haid berikutnya. Pada saat ovulasi tersebut terjadi maka suhu tubuh wanita pada masa subur tersebut akan mengalami peningkatan hingga sekitar 0,5 derajat celcius sampai sekitar 1 derajat Celcius. Hal ini karena pada saat ovulasi tersebut maka indung telur akan mengeluarkan hormon progesteron. Lalu hormon progesteron tersebut akan membuat naik suhu tubuh menjadi lebih tinggi. Pergunakan femometer tersebut untuk mengukur suhu tubuh pada saat bangun tidur, yakni di pagi hari sebelum beranjak dari tempat tidur dan melakukan aktivitas apapun. Caranya ialah dengan meletakkannya di bawah lidah hingga tercatat suhu basalnya. Suhu tubuh normal wanita yang sedang tidak mengalami ovulasi ialah sekitar 36,2 derajat celcius hingga 36,5 derajat Celcius. Sehingga jika terjadi kenaikan suhu basal maka bisa diindikasikan telah mulai memasuki masa ovulasi atau masa subur. 

Agar bisa akurat hasilnya maka lakukanlah pengukuran suhu tubuh basal setiap hari selama pada fase masa siklus menstruasi penuh, yakni sejak pada hari pertama ketika mengalami haid hingga sampai pada hari pertama haid periode selanjutnya. Lalu catat hasil pengukuran suhu basal dengan rutin pada memory catatan notes di software aplikasi yang telah diunduh dan lalu di install pada smartphone. Bisa menggunakan ponsel berbasis sistem operasi Android maupun ponsel yang berbasis sistem operasi iOS. Tempat atau sumber untuk mendownloadnya pun resmi yakni bisa didapatkan di PlayStore atau pun bisa juga di AppStore, tinggal sesuaikan dengan OS smartphone nya masing-masing. Mudah dan praktis serta minim resiko kena virus jika menginstall aplikasi Femometer tersebut dari tempat application store yang resmi.